Showing posts with label Pascal. Show all posts
Showing posts with label Pascal. Show all posts

Monday, 19 September 2011

Tipe Data Pascal

by Unknown  |  in Tips dan Trik at  01:20
Tipe data Standar

1.Tipe Bilangan Bulat
Bilangan BulatJangkauan
Byte0 s/d 255
ShortInt-128 s/d 127
Integer-32768 s/d 32767
Word0 s/d 65535
LongInt-2147483648 s/d 2147483647

2.Tipe Bilangan Real
PecahanJangkauan
Realsemua nilai pecahan dari 1E-38 sampai 1E+38
Single4 1.5 x 10E-45 .. 3.4 x 10E38 7-8
Double8 5.0 x 10E-324 .. 1.7 x 10E308 15-16
Extended10 1.9 x 10E-4951 .. 1.1 x 10E4932 19-20
Comp8 -2E + 63 + 1 .. 2E + 63 – 1 19-20

NB:
Bilangan yang menggunakan notasi ‘E’ atau ‘e’ didepan suatu bilangan diikuti dengan eksponen (pangkat0 dalah bilangan Enenering, dibaca dengan 10 kali pangkat tersebut.
Contoh
5E+2 artinya 5 x 10 pangkat 2
5e2 artinya 5 X 10 pangkat 2
5E-2 artinya 5 x 10 pangkat 2
18.25e+6 artinya 18.25 x 10 pangkat 6

3.Tipe Karakter
Nilai data karakter berupa sebuah karakter yang ditulis diantara tanda petik tunggal, seperti misalnya ‘A’, ‘a’, ‘!’, ‘%’, ‘5’ dan sebagainya.Penggunaan variabel ini menggunakan deklarasi tipe Char

4.Tipe String
Merupakan kumpulan dari tipe data karakter yang terletak diantara tanda petik tunggal. Dalam penyimpanannya fariabel memori dengan tipe string akan menempati memori sebesar banyaknya karakter string ditambah 1 byte. Harga default tipe string adalah 255, sehingga bila kita tidak mendeklarasikan besarnya akan diberi lebar 255.

5.Tipe Logika (boolean)
Tipe data boolean adalah tipe data yang hanya mempunyai 2 alternatif nilai yaitu True (Benar) atau False (Salah).

Komponen Dasar Algoritma

by Unknown  |  in Tips dan Trik at  01:04
Komponen-komponen dasar yang terdapat di dalam sebuah algoritma pemrograman computer adalah:
1.      Statemen Output/keluaran dan Input/Masukkan (Input boleh tidak ada, tetapi Output harus ada)
2.      Operasi/Proses.
Operasi dasar diantaranya:
            Aritmatic                     : *, /, Mod, Div, SQRT, +, -
            Relasi                          : >, <, > , < , =, ≠
            Logika                         : AND, OR, XOR, NOT
            Pemberian Nilai           : ß atau := atau =
3.      Statement Kontrol Proses
* Pencabangan/Seleksi:
            - If….Then….
            - If….Then….Else….
            - Case …
* Perulangan:
            - For…
            - While…
            - Repeat…

ALGORITMA dan PEMROGRAMAN

by Unknown  |  in Tips dan Trik at  01:01
Pengertian Algoritma

            Sebelum membuat program dengan pascal, ada baiknya kita mengetahui apa itu algoritma dan apa itu program. Algoritma adalah awal dari proses pembuatan program yang menjabarkan langkah-langkah program dengan bahasa yang di mengerti oleh manusia. Algoritma sangat berguna untuk mencatat ide-ide atau langkah-langkah yang akan dipakai dalam pembuatan program sehingga saat menulis program kita sudah memiliki gambaran tentang apa yang akan kita buat dan bukan sekedar coba-coba atau perkiraan.
Algoritma:
1. Pada tahun 1986 algoritma lebih ditekankan kepada computer algorithm 
2. Pada tahun 1996 algoritma dikembalikan kepada pengertian awal yang berasal dari kata “algorithmic”
3. Algorithmic à berasal dari nama orang yaitu Al Kwaritzmi (870) yaitu orang yang merancang procedure/metode untuk menyelesaikan masalah.
Algoritma adalah:
Himpunan berhingga langkah-langkah atau urutan langkah untuk menyelesaikan suatu masalah (ad. Algoritma computer  untuk menyelesaikan masalah dengan menggunakan computer), dengan criteria:
1.      Setiap langkah harus definite (tertentu/pasti)
Contoh definite dan non definite:
       Tambahkan nilai X dengan 1 atau 2
X = X + (1 or 2)  non definite. Tambahkan dengan 1 atau 2 tanpa criteria atau syarat yang pasti, mau ditambahkan 1 atau ditambahkan 2.
       Tambahkan nilai X dengan 1 atau 2 agar menjadi definite 
       maka:
(1 or 2) diubah menjadi random(2). Random yaitu nilai acak yang dihasilkan dari bilangan tertentu saat program mengeksekusi perintah random tersebut. Random(2) akan menghasilkan 0 atau 1 tergantung pada hasil proses pengacakan.
Jadi penulisannya yaitu:
X = X + (Random(2)+1) à ditambahkan 1 agar penambahan menjadi 1 atau 2.
Dengan penambahan yang pasti maka algoritma akan menghasilkan suatu output.
2.      Minimum memiliki satu buah output (tidak boleh tidak ada output/hasil proses). Boleh tidak ada input atau masukkan.
3.      Harus ada stopping criteria (pada suatu langkah algoritma harus dapat berhenti)
Contoh algoritma yang tidak berhenti:
                  Xß0
                  Repeat
                              Write(x)
                              X ß X+2
                  Until X = 15
Perhatikan statement X = 15, karena penambahan nilai X adalah 2 sehingga akan menghasilkan bilangan genap, maka X = 15 tidak akan pernah terpenuhi, sehingga proses perulangan diatas akan selalu berjalan dan tidak berhenti.
Algoritma yang benar:
                  Xß0
                  Repeat
                              Write(x)
                              X ß X+2
                  Until X >=15
Syarat algoritma yang benar yaitu:
1.      Algoritma harus dapat menghentikan proses dalam waktu yang terbatas
2.      Harus ada output
3.      Bleh tidak ada input
4.      Efisien

Proudly Powered by Blogger.